15 Soal dan Jawaban Seputar Akuntansi Keuangan Syariah
Soal PG Akuntansi Keuangan Syariah

1. Salah satu tujuan dari Akuntansi Keuangan Syariah adalah memastikan setiap transaksi dilakukan secara jujur dan adil. Prinsip ini terkait dengan:
A) Kepatuhan syariah
B) Kejujuran
C) Transparansi
D) Penghindaran riba
Jawaban:
B) Kejujuran
2. Akuntansi Keuangan Syariah mengenal istilah "wakalah" yang merupakan akad untuk mengelola harta milik orang lain. Istilah tersebut mirip dengan akad:
A) Mudharabah
B) Ijarah
C) Musyarakah
D) Qardh
Jawaban:
B) Ijarah
3. Akuntansi Keuangan Syariah menekankan keberlanjutan dalam praktek bisnis. Prinsip ini terkait dengan:
A) Efisiensi operasional
B) Kepatuhan syariah
C) Keterbukaan
D) Konsistensi
Jawaban:
A) Efisiensi operasional
4. Laporan keuangan syariah yang menyajikan informasi tentang posisi keuangan suatu perusahaan pada suatu periode tertentu disebut:
A) Laporan Arus Kas Syariah
B) Laporan Keuangan Syariah
C) Neraca Syariah
D) Laporan Laba Rugi Syariah
Jawaban:
C) Neraca Syariah
5. Akuntansi Keuangan Syariah mempromosikan akad ijarah yang merupakan akad:
A) Jual beli barang dengan pembayaran kredit
B) Sewa menyewa aset dengan biaya tetap
C) Bagi hasil dalam usaha bersama
D) Transfer dana antar bank
Jawaban:
B) Sewa menyewa aset dengan biaya tetap
6. Bagian akuntansi keuangan syariah yang mengurus distribusi dana untuk kepentingan umum adalah:
A) Akuntansi Keuangan Pemerintah Syariah
B) Akuntansi Perbankan Syariah
C) Akuntansi Zakat
D) Akuntansi Perusahaan Syariah
Jawaban:
C) Akuntansi Zakat
7. Salah satu prinsip dalam Akuntansi Keuangan Syariah adalah menghindari transaksi yang mengandung unsur ketidakpastian dan spekulasi. Hal ini terkait dengan prinsip:
A) Kepatuhan syariah
B) Transparansi
C) Kejujuran
D) Penghindaran gharar
Jawaban:
D) Penghindaran gharar
8. Dalam Akuntansi Keuangan Syariah, seluruh transaksi yang dilakukan harus terbebas dari unsur riba, yaitu:
A) Penghindaran pajak
B) Pinjaman dengan bunga
C) Pertanggungjawaban atas kerugian
D) Penggunaan teknologi canggih
Jawaban:
B) Pinjaman dengan bunga
9. Salah satu prinsip dalam Akuntansi Keuangan Syariah adalah menghindari investasi pada sektor yang diharamkan, seperti:
A) Pendidikan
B) Perdagangan saham
C) Pangan halal
D) Perbankan
Jawaban:
B) Perdagangan saham
10. Akuntansi Keuangan Syariah menganut sistem bagi hasil dalam distribusi laba atau rugi. Prinsip ini bertujuan untuk mencapai:
A) Efisiensi operasional
B) Keadilan dan keberlanjutan
C) Penghindaran riba
D) Kepatuhan syariah
Jawaban:
B) Keadilan dan keberlanjutan
11. Dalam Akuntansi Keuangan Syariah, laporan keuangan disusun berdasarkan:
A) Standar Akuntansi Keuangan Indonesia (SAKI)
B) Standar Akuntansi Keuangan Syariah (SAKS)
C) Standar Pelaporan Keuangan Syariah (SPKS)
D) Prinsip Akuntansi Syariah (PAS)
Jawaban:
C) Standar Pelaporan Keuangan Syariah (SPKS)
12. Akuntansi Keuangan Syariah menerapkan prinsip pengungkapan informasi secara transparan dan jujur. Prinsip ini terkait dengan:
A) Kepatuhan syariah
B) Keterbukaan
C) Efisiensi operasional
D) Keadilan
Jawaban:
B) Keterbukaan
13. Salah satu instrumen keuangan syariah yang digunakan untuk membiayai pembelian aset adalah:
A) Sukuk
B) Murabahah
C) Musyarakah
D) Qardh
Jawaban:
B) Murabahah
14. Bagian akuntansi keuangan syariah yang menangani pengelolaan dana pemerintah berdasarkan prinsip syariah adalah:
A) Akuntansi Keuangan Pemerintah Syariah
B) Akuntansi Perbankan Syariah
C) Akuntansi Zakat
D) Akuntansi Perusahaan Syariah
Jawaban:
A) Akuntansi Keuangan Pemerintah Syariah
15. Akuntansi Keuangan Syariah mengenal akad qardh, yaitu bentuk kerjasama yang melibatkan:
A) Pemberian hibah
B) Penjualan dan pembelian barang
C) Pembiayaan dengan beban imbalan
D) Peminjaman dan pengembalian modal tanpa imbalan
Jawaban:
D) Peminjaman dan pengembalian modal tanpa imbalan